Minggu, 24 Juni 2012

                           Fenomena Akhir Zaman

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam telah menggambarkan tentang fenomena tentang akhir zaman dan apa yang akan terjadi di sana, amatlah penting bagi kita untuk mengetahui kejadian2 itu agar kita dapat menyelamatkan diri dan segera menaiki bahtera Nuh, karena seorang mukmin sangat khwatir agamanya rusak, maka ia harus tinggal di lembah2 yg jauh.


lalu apakah kejadian yg telah dikabarkan oleh Rasulullah agar kita mempelajarinya? diantaranya adalah:

1. Munculnya Fitnah Yg Bergelombang


      dikabarkan oleh Rasulullah, Hudzaifah radliyallahu 'anhu bercerita:

"Kami berada di sisi Umar, lalu ia berkata: "siapakah diantara kalian yg mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menyebutkan fitnah?"
mereka menjawab: "kami mendengarnya".
ia berkata:"Mungkin yg kalian maksud adalah fitnah seseorang pada keluarga dan tetangganya?"
Mereka menjawab:" Ya".
ia menjawab:"Fitnah itu dapat di tebus dengan shalat, puasa dan shadaqah. akan tetapi siapa diantara kamu yg mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menyebutkan fitnah yg bergelombang seperti gelombang lautan?"
Hudzaifah berkata:"Orang2dian, maka aku berkata:"Aku mendendengarnya".
ia berkata:"Engkau, bagus sekali". Hudzaifah berkata: "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Fitnah akan ditampakkan kepada hati seperti tikar seutas demi seutas, hati mana saja yg menerimannya akan diberikan titik hitam dan hati mana saja mengingkarinya akan diberikan titik putih, sehingga menjadi 2 hati: hati yg putih bagaikan batu shofa, tidak terpengaruh oleh fitnah selama langit dan bumi masih ada, dan hati yg hitam seperti cangkir yg terbalik; tidak mengenal yg bakruf dan tidak mengingkari yg mungkar kecuali yg sesuai dengan hawa nafsunya. (HR Muslim).

 Al Hafidz ibnu Rajab rahimahullah menjelaskan makna fitnah yang bergelombang itu, katanya: “Adapun fitnah yang umum yaitu fitnah yang bergelombang seperti gelombang lautan yang datang silih berganti, fitnah yang pertama kali terjadi adalah terbunuhnya Utsman bin Affan, kemudian munculnya perpecahan diantara kaum muslimin, sebagian kelompok mengkafirkan kelompok lainnya dan menumpahkan darah saudaranya…”

 Subhanallah, fitnah ini amat dahsyat karena berasal dari syubhat pemikiran yang merusak atau syahwat ketamakan terhadap kesenangan dunia, sehingga diantara manusia ada yang beriman di pagi hari dan di sore harinya menjadi kafir, ia beriman di sore hari dan di pagi harinya ia menjadi kafir, sebagaimana dalam hadits:

“Bersegeralah beramal sebelum datangnya fitnah yang bagaikan malam yang gelap gulita, seseorang beriman di waktu pagi dan menjadi kafir di waktu sore, beriman di waktu sore dan menjadi kafir di waktu pagi, ia menjual agamanya dengan kesenangan dunia”. (HR Muslim).

Al Hasan Al Bashri berkata: “Beriman di waktu pagi” artinya di waktu pagi ia masih mengharamkan darah, harta dan kehormatan saudaranya, namun di waktu sore ia menganggapnya halal”.[4] Ini adalah salah satu contoh yang diberikan oleh imam Al Hasan Al bashri, beliau mengisyaratkan kepada syubhat pemikiran yang amat kuat sehingga ia menganggap halal darah dan harta saudaranya yang sebelumnya ia haramkan. Syahwat ketamakan menjadikan gelap mata dan pikiran, maka ia tidak peduli dengan batasan-batasan Allah dan berusaha menghalalkan apa yang Allah haramkan dengan berbagai macam cara.
            Seorang mukmin yang hatinya bercahaya dengan iman dan telah merasakan manisnya iman, merasa khawatir agamanya menjadi rusak oleh fitnah yang dahsyat ini, ia berkata: “Inilah yang akan membinasakanku”. Sebagaimana dikabarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

“Datang fitnah, maka seorang mukmin berkata: “Ini yang akan membinasakanku”. Kemudian fitnah itu pergi, lalu datang lagi fitnah lain, maka seorang mukmin berkata: “Ini yang akan membinasakanku…”. (HR Muslim).

 Maka selamatkanlah dirimu wahai hamba Allah ! larilah dengan membawa agamamu ! walaupun engkau harus tinggal di puncak gunung atau di lembah-lembah

“Hampir-hampir harta seseorang yang paling baik adalah kambing yang ia pelihara di puncak gunung dan lembah, ia lari membawa agamanya dari fitnah”. (HR Bukhari).

bnu Rajab berkata: “Ia lari karena khawatir agamanya akan rusak akibat masuk ke dalam fitnah, karena orang yang masuk dalam fitnah dan ikut berperang merebut tahta tak akan selamat dari dosa, ia akan membunuh orang yang haram darahnya atau mengambil harta dengan tanpa hak atau setidaknya ia membantunya baik dengan perkataan dan sebagainya…”.

Sebab-sebab munculnya fitnah yang bergelombang
            Yang harus kita ingat bahwa munculnya fitnah ini adalah merupakan kehendak kauniyah dari Allah Rabbul ‘alamin, dan dibaliknya ada hikmah-hikmah yang agung diantaranya adalah bahwa Allah ingin menguji sebagian manusia dengan sebagian lainnya, agar diketahui orang yang benar keimanannya dari orang yang binasa, Allah berfirman


“Kalaulah Rabbmu menghendaki, Ia akan menjadikan manusia satu umat, namun mereka akan senantiasa berselisih. Kecuali orang yang dirahmati oleh Rabbmu, untuk itulah Allah menciptakan mereka, dan telah sempurna kalimat Rabbmu bahwa sesungguhnya Aku benar-benar akan memenuhi Neraka Jahannam dengan Jin dan manusia semuanya”. (Huud : 119).
            Munculnya fitnah ini pasti karena adanya sebab-sebab yang telah Allah kehendaki, diantara sebab itu adalah:
            Pertama : Makar musuh islam terhadap kaum muslimin.
            Semenjak munculnya islam yang menerangi pelosok-pelosok negeri, musuh-musuh islam tak pernah diam melakukan makar dan tipu daya terhadap kaum muslimin, makar yang pertama kali mereka lakukan adalah pembunuhan Umar bin Khathab radliyallahu ‘anhu oleh seorang Majusi yang bernama Abu Lulu’ah semoga Allah melaknatnya. Dengan terbunuhnya Umar pecahlah pintu fitnah dan datanglah gelombang fitnah yang tak pernah berhenti sampai hari ini.
            Di zaman Utsman bin Affan, menyusup musuh islam yang bernama Abdullah bin Saba orang Yahudi yang pura-pura masuk islam, ia melancarkan tipu dayanya dengan cara memprovokasi dan memanas-manasi hati kaum muslimin dengan seruannya yang menipu dibawah kalimat “amar ma’ruf nahi mungkar” seraya berkoar: “Umat ini butuh kepada ishlah, dan kebaikan negeri ini telah hilang dan rusak dan sebab utamanya adalah khalifah Utsman bin Affan, dan tidak mungkin terjadi ishlah kecuali dengan memulai dari kekhilafahan”.


Maka berkumpullah orang-orang bodoh yang termakan oleh provokasi dan makar busuk orang Yahudi itu di bawah bendera Abdullah bin Saba, mereka mengepung Utsman bin Affan dan terjadilah peristiwa yang memilukan dimana mereka membunuh Utsman dengan amat bengis dan kejam. Dan Abdullah bin Saba terus beraksi dengan meniup api permusuhan sehingga terjadilah perang saudara di antara kaum muslimin, disamping itu ia menyebarkan pemikiran sesat yang mengatakan bahwa Ali adalah orang yang berhak menjadi khalifah setelah Rasulullah, bahkan menyatakan bahwa Ali adalah titisan Allah.
            Perpecahan demi perpecahan terus muncul akibat pemikiran yang menyesatkan, munculnya khawarij, syi’ah, murji’ah, qadariyah dan firqah sesat lainnya semakin merobek dan mencabik-cabik kaum muslimin, sebagian mereka mengkafirkan dan menumpahkan darah  sebagian yang lainnya.
            Terlebih di zaman ini, musuh-musuh islam terus menerus merusak negeri-negeri islam baik dengan kekuatan bersenjata atau menguasai perekonomian dan media atau menebarkan pemikiran yang menyesatkan, menuduh islam sebagai agama teroris bahkan melecehkan Nabi Muhamad shallallahu ‘alaihi wasallam.
            Kita memohon kepada Allah agar mengagalkan segala makar dan tipu daya mereka, dan menjadikannya senjata makan tuan untuk mereka, sesungguhnya Dia Maha kuat lagi Maha perkasa.
            KeduaSikap remeh untuk ittiba’ kepada Al Qur’an dan sunnah terutama dalam perselisihan.
            Karena kunci kebinasaan adalah menyelisihi perintah Allah dan Rasul-Nya. Allah Ta’ala berfirman:


“Hendaklah waspada orang-orang yang menyelisihi perintah-Nya untuk ditimpa fitnah atau ditimpa adzab yang pedih”. (An Nuur : 63).
            Ibnu Katsir rahimahullah berkata: “Maksud ayat itu adalah hendaklah orang yang menyelisihi syari’at Rasul waspada dan takut (untuk ditimpa fitnah) di dalam hati mereka berupa kekafiran, atau kemunafikan atau bid’ah, (atau ditimpa adzab yang pedih) di dunia dengan dibunuh, atau ditegakkan had atau dipenjara dan sebagainya”.

    Ayat ini amat dalam dan tajam, memberitakan kepada kita penyakit yang menimpa umat ini dan sebab-sebabnya, yang terbesar adalah menyelisihi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, dan ketika umat ini menyelisihi Rasul datanglah bencana besar berupa fitnah yang bergelombang, kaum muslimin pun terpecah belah karena lebih berbangga kepada ra’yunya dan hawa nafsu kelompoknya, masing-masing kelompok mempunyai tokoh dan fanatisan yang siap membela kelompok atau pemimpinnya bila diusik atau dikeritik. Benar apa yang disabdakan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam:

“Sesungguhnya yang membinasakan orang-orang sebelum kamu adalah banyak bertanya dan menyelisihi Nabi mereka”. (HR Bukhari dan Muslim).


  Ketiga: Munculnya maksiat dan ditinggalkannya amar ma’ruf dan nahi munkar.
            Tersebarnya kesyirikan, bid’ah, khurafat, dan maksiat adalah musibah yang melanda kaum muslimin, sampai-sampai kesyirikan dianggap tauhid dan tauhid dianggap syirik, sunnah dianggap bid’ah dan yang ma’ruf dianggap sebagai kemungkaran, disamping itu kaum muslimin disibukkan dengan urusan duniawi dan mengikuti hawa nafsu dan syahwat. Cinta dunia membuat mereka mabuk dan tak perduli dengan agama Allah sehingga mereka tak mau bahkan enggan untuk membela agama-Nya, akhirnya kehinaanlah yang menguasai mereka.

“Apabila kamu berjual beli dengan cara riba, mengambil ekor sapi, rela dengan tanaman dan meninggalkan jihad (membela agama)[11], Allah akan kuasakan kehinaan kepadamu dan Dia tidak akan mencabutnya sampai kamu kembali kepada agamamu (yang benar)”. (HR Abu Dawud dan lainnya).

 Di sisi lain, para pemuka agama banyak yang diam seribu bahasa, bahkan menyembunyikan kebenaran karena mengharapkan suara dan sedikit dari kesenangan dunia, sehingga gelombang fitnah semakin dahsyat, dan bencana datang bertubi-tubi karena ulah perbuatan manusia. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Tidaklah maksiat dilakukan pada suatu kaum, tetapi mereka tidak mengingkarinya padahal mereka mampu merubahnya kecuali Allah akan meratakan adzab kepada mereka”. (HR Abu Dawud dan lainnya).


Keadaan ini membuat panas hati orang-orang yang masih ada padanya secercah cahaya iman, mereka pun bangkit dengan semangat yang membara, namun sayang semangat yang tidak di dampingi oleh ilmu dan ulama, yang ada hanya semangat membabi buta, hingga islam semakin terkesan keras dan arogan. Kita hanya bisa mengerutkan dahi dan berkata kepada mereka: “Terima kasih untuk kalian wahai pemuda islam, semoga Allah memberikan pahala atas niatmu yang baik dan kecemburuanmu terhadap islam, bekalilah dirimu dengan ilmu dan cintailah para ulama, mintalah nasehat kepada mereka sebelum melakukan aksi, agar perjuanganmu di berkahi oleh Allah dan tidak menimbulkan mafsadah yang lebih besar…”.


Penulis: Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.
Artikel www.cintasunnah.com





Jumat, 16 Maret 2012

15 maret 2012 SAKIT AWAL LIBURAN -_-

assalamualaikum warahmatullah guys
saya mao cerita:

"Bangun tidur ku terus mandi,
tidak lupa menggosok gigi
habis mandi ku bantu ibu
membereskan tempat tidur ku"
itu adalah sepenggal syair lagu anak-anak yg bertujuan mendidik anak kalau habis bangun tidur itu mandi dan nantinya kebawa sampe gede.
tapi beda sama gue, kalo lirik yang pas buat gue mungkin begini
"bangun tidur ku terus sholat,
tidak lupa maen komputer,
habis maen berasa laper
ku makan lanjutin lagi" haha :D
itulah lirik yang pantes buat gue. Karena w bangunnya pagi walau w gamer sejati #preet# tapi yang namanya sholat w ga lupa, bahkan kalo gue boleh cerita dulu pas w maen paket malem sama sahabat w, Panji namanya.
ketika di warnet w denger adzan subuh dan lagi maen game online, w langsung ajak si Panji solat walau pun dia pake celana pendek wkwk  .mungkin itu jarang di lakuin sama gamer sejati laennya tapi buat gue solat itu kewajiban utama apa lagi buat w muslim sejati #aseeek#, setelah solat baru lanjurin lagi maennya.

  setelah w maen komputer di hari pertama libur yang jarang-jarang ini, tiba-tiba kok w berasa sakit di bagian kepala sebelah pula yang sakit pasti ini migrain pikirku #maklum farmasist gitu loh hahay# rencana bertemu temen-temen di BiZSmart pun batal, kata nyokap gue#cie elah nyokap,biasanya manggilnya emak # itu gara-gara radiasi komputer, tapi itu menurut gue bukan sebab karna menurut gue maen komputer itu obat,contoh: w stelah pulang sekolah dari  SMK Farmasi yg jenuh, gue ngantuk banget,begitu ketemu si kompi #panggilan sayang buat komputer di rumah# w langsung seger dan w pun dengan semangatnya maen komputer.itulah buktinya.

bukan sekedar pusing doang tapi di sertai muntah-muntah juga ckckck. di saat itu w langsung ngebayangin kalo ajal gue dah deket men! w langsung banyak-banyak istighfar sambil ngebayangin suasana dalem kubur yang gelap,sendirian plus bosen nunggu di tiupnya sangsakala -_- .

 setelah itu gue di kasih obat sama ayah gue, yang satu obat magh dan yang satu L-Bio yang gue sebut "aer beras" kenapa "air beras"?? karna rasanya dan warnanya kaya air beras,
buat yang belom pernah ngerasain pernyataan di atas ga boong ko'
pemikiran gue tentang sang "air beras" adalah:
1.mungkin itu air beras yang di jadiin extrak
2.air beras itu di bungkus sedemikian rupa supaya terlihat menarik
3.extrak air beras itu setelah di bungkus sachet kemudiuan di jual ke pasaran yg bisa di sebut "air beras instan" heheh

*sebenarnya L-Bio ituy bakteri baik bagi pencernaan yang menekan perkembangan bakteri buruk*

singkat cerita w habis tidur trus mendingan, trus w maen komputer lagi deh ^^ walau sebelumnya di bilangin nyokap sakit gara2 komputer haha

kesimpulan yang didapat

  • dengan sakit w bisa lebih deket ke Allah SWT.
  • jangan lupa sholat walau kondisi anda sedang melakukan aktifitas apapun, karna ada yang bilang begini "kejar lah akhirat mu, maka dunia akan meng hampiri mu" kecuali di nyatakan lain
  • se buruk-buruknya pendapat kita terhadap obat, obat itu tetap bermanfaat hehe
  • tetep bersyukur dalam kondisi apapun
sekian semoga bermanfaat guys
 wasalamualaikum warahmatullah ^^

Rabu, 14 Maret 2012

14 maret 2012

  hari ini suatu anugrah yang bisa saya rasakan sebagai pelajar farmasi, karena saya dan teman-teman seangkatan (kelas x) libur,
  awal kisah di mulai dengan isu-isu kalau besok dan lusa libur (kamis dan jumat) yang disebar oleh kedua teman ku yang bernama Dimas Wicaksono (dimas) dan Arrahman Hidayat (aman), mereka terkenal dengan keisengannya dan leluconnya sehingga banyak teman-teman ku di kelas yang sulit mempercai mereka, apa lagi kalo masalah serius (libur di waktu belajar, jarang2 bro!). dengan perasaan senang karna hari kamis ada pelajaran administrasi yg memakan waktu 3 jam pelajaran di tambah pr yg belum dikerjakan oleh seorang pun di kelas dan di hari jum'at ada kimia, tapi juga waspada karna saya sendiri tidak mau tertipu dengan duo onar hehe..

  berselangnya waktu akhirnya jam pelajaran yaitu ips berlangsung, tiba-tiba terdengar suara dari speaker (baru di pasang cuy) yang sudah dinanti-nanti oleh warga kelas untuk membuktikan apakah benar isu yg melanda kelas nyata atau bualan duo onar belaka, singkat cerita Bu Ian yg berbicara berkata begini "untuk anak-anakku kelas sepuluh, untuk besok dan hari jum'at KBM di tiadakan karena kelas dua belas akan mengadakan try out,... dan kegiatan KBM hari ini di hentikan" serentak kami sekelas berteriak kegirangan dan langsung bersiap2 untuk pulang. dan jarang-jarang duo onar berkata jujur hehehe.

dan skali lagi saya bersukur karna bisa libur walau banyak PR -_-